
Sapi LSH Ab
- Deskripsi: Tes Cepat Antibodi Bovine Leishmania (LSH Ab)
- Nomor Katalog: JIB315
- Prinsip: uji imunokromatografi aliran lateral sandwich.
- Spesifikasi: 20 tes/kit
- Waktu Pengujian: 5-10 menit
- Umur simpan: 18 bulan
Stabil, Andal, Terjangkau.
Deskripsi
Tes Cepat Antibodi Bovine Leishmania (LSH Ab)
Nomor Katalog:JIB315
PENDAHULUAN SINGKAT
Leishmaniasis adalah penyakit parasit yang disebabkan oleh parasit Leishmania yang ditularkan ke manusia dan hewan melalui gigitan lalat pasir yang terinfeksi. Penyakit ini dianggap sebagai salah satu penyakit tropis yang paling terabaikan, mempengaruhi jutaan orang dan hewan di seluruh dunia. Bovine leishmaniasis (BL) merupakan penyakit kronis yang menyerang sapi, kerbau, dan hewan peliharaan lainnya. Penyakit ini disebabkan oleh Leishmania infantum, spesies parasit yang juga menyebabkan leishmaniasis visceral pada manusia.
BL tersebar luas di banyak negara di Amerika Selatan, Eropa, dan Afrika. Hal ini menimbulkan ancaman yang signifikan terhadap industri peternakan, menyebabkan kerugian ekonomi akibat penurunan produksi susu, aborsi, dan penambahan berat badan yang buruk. Selain itu, BL merupakan penyakit zoonosis, artinya sapi yang terinfeksi dapat menjadi reservoir parasit sehingga menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia.
Diagnosis BL sangat penting untuk pengendalian dan pencegahannya. Penyakit ini didiagnosis secara konvensional dengan mendeteksi antibodi atau parasit itu sendiri di dalam cairan tubuh inang. Tes serologis, seperti uji imunofluoresensi tidak langsung (IFA) dan uji imunosorben terkait enzim (ELISA), biasanya digunakan untuk mendeteksi antibodi terhadap parasit. Namun, tes ini tidak selalu tersedia atau terjangkau di wilayah-sumber daya terbatas, tempat penyakit ini paling umum terjadi.
Untuk mengatasi keterbatasan ini, para peneliti telah mengembangkan tes diagnostik cepat (RDT) yang mendeteksi antibodi terhadap parasit dalam serum atau plasma ternak. Bovine Leishmania Antibody Rapid Test (BLART) adalah uji imunokromatografi aliran lateral yang mendeteksi antibodi terhadap L. infantum dalam sampel serum atau plasma sapi.
BLART adalah alat-mudah-digunakan,-efektif biaya, dan andal untuk mendiagnosis BL. Ini telah divalidasi dalam berbagai penelitian dan telah menunjukkan sensitivitas yang tinggi (yaitu kemampuan untuk mendeteksi positif yang sebenarnya) dan spesifisitas (yaitu kemampuan untuk mendeteksi negatif yang sebenarnya). Sebuah penelitian yang dilakukan di Brazil menunjukkan bahwa BLART memiliki sensitivitas 93,9% dan spesifisitas 96,0% dibandingkan IFA. Penelitian lain yang dilakukan di Spanyol menunjukkan bahwa BLART memiliki sensitivitas 100% dan spesifisitas 99,5% dibandingkan dengan ELISA.
BLART memiliki beberapa keunggulan dibandingkan tes serologis konvensional. Ini memerlukan pelatihan minimal, portabel, dan memberikan hasil yang cepat (dalam 10-20 menit). Alat ini juga tidak memerlukan peralatan khusus atau fasilitas laboratorium, menjadikannya alat yang ideal untuk diagnosis lapangan dan pengawasan BL.
Kesimpulannya, BLART adalah alat yang berharga untuk diagnosis BL pada sapi dan hewan peliharaan lainnya. Kemudahan penggunaannya, portabilitasnya, dan hasil yang cepat menjadikannya alat yang ideal untuk digunakan dalam keadaan-terbatas sumber daya di mana tes serologis konvensional mungkin tidak tersedia atau terjangkau. Spesifisitas dan sensitivitasnya telah divalidasi dalam berbagai penelitian, menjadikannya alat yang andal untuk diagnosis BL. Upaya harus dilakukan untuk menjadikan BLART lebih luas tersedia dan dapat diakses di wilayah dimana BL merupakan endemis, sehingga berkontribusi terhadap pengendalian dan pencegahan penyakit ini.

