
Tes CCV Ag Anjing
- Deskripsi: Uji CCV Ag (Uji CCV Ag anjing)
- Nomor Katalog: JCA004D
- Prinsip: Uji imunokromatografi aliran lateral sandwich
- Spesifikasi: 10 tes/kit
- Waktu Pengujian: 5-10 menit
- Umur simpan: 24 bulan
Stabil, Andal, Terjangkau.
Deskripsi
Tes Cepat Antigen Virus Corona Anjing (CCV Ag)
Nomor Katalog: JCA004D
Informasi Produk
¤ PENGGUNAAN YANG DIMAKSUDKAN
Tes Cepat Antigen Virus Corona Anjing (Tes CCV Ag anjing) adalah uji imunokromatografi aliran lateral untuk deteksi kualitatif antigen virus Corona anjing (CCV Ag) dalam spesimen kotoran atau muntahan anjing.
Waktu Pengujian: 5-10 menit
Spesimen: Feses atau muntahan
¤ PROSEDUR UJI

Q&A
¤ Gambaran Umum Penyakit
Ada dua bentuk Canine Coronavirus: Enteric Canine Coronavirus (CCoV) dan Respiratory Canine Coronavirus (CRCoV). Vaksin yang melindungi terhadap infeksi Enteric Canine Coronavirus tidak memberikan perlindungan terhadap bentuk penyakit pernafasan ini.
¤ Tanda Klinis
Depresi
Hilangnya Nafsu Makan
Muntah
Diare akut
Diare berwarna kuning hingga oranye bervariasi dari lunak hingga encer (mungkin juga mengandung darah)
Demam (kadang-kadang)
¤ Bagaimana cara penularan virus corona pada anjing?
Sebagian besar kasus virus corona pada anjing tertular melalui kontak oral dengan kotoran yang terinfeksi. Seekor anjing juga dapat terinfeksi karena makan dari mangkuk makanan yang terkontaminasi atau melalui kontak langsung dengan anjing yang terinfeksi.
Kondisi yang padat dan tidak sehat menyebabkan penularan virus corona. Masa inkubasi dari tertelannya hingga gejala klinis adalah satu hingga empat hari. Durasi penyakit adalah dua sampai sepuluh hari pada kebanyakan anjing. Infeksi sekunder oleh bakteri, parasit, dan virus lain dapat berkembang dan memperpanjang penyakit serta pemulihan. Anjing mungkin menjadi pembawa penyakit hingga enam bulan (180 hari) setelah terinfeksi.
¤ Apakah ada pengobatannya?
Tidak ada pengobatan khusus untuk virus corona anjing.
Antibiotik tidak efektif melawan virus, namun mungkin berguna dalam mengendalikan infeksi bakteri sekunder. Menahan makan selama dua puluh-empat jam setelah diare berhenti dan secara bertahap memperkenalkan kembali makanan dalam jumlah kecil mungkin merupakan satu-satunya pengobatan yang diperlukan. Pasien dehidrasi mungkin memerlukan cairan intravena untuk memperbaiki ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Intervensi medis dini adalah kunci keberhasilan pengobatan kasus yang parah.
![]()
J&G Biotech Ltd (Nomor Reg.: 08419172)
326 Cleveland Road, London, Inggris E18 2AN, Inggris

